Read More..
Labels: Artikel , Cinta , Curahan Hati
Labels: Artikel , Cinta , Curahan Hati
Tanpa keyakinan, cinta hanya soal suka dan tidak, adik-adik sekalian. Dan sama persis seperti urusan suka dan tidak suka makan bakso, kita besok lusa bisa bosan, bisa malas, bisa ilfil. Pernikahan lebih panjang dibanding urusan makan bakso. Kita tidak bisa istirahat, minta cuti, atau break menikah. Tidak ada juga time out, apalagi gencatan senjata.Orang tua dulu juga sering menasehati: "Anak-anakku, cinta itu buta". Maka pernikahan akan membuat kita melek. Melihat semuanya. "Akan ada yang setelah menikah, bisa melihat semakin indahnya cinta tersebut. Juga ada yang setelah menikah, bisa melihat ternyata cinta tak semanis kata-kata gombal saja."
Labels: Artikel , Cinta , Curahan Hati , Motivasi
When I believe that you would never let me down
And I know that you’ve tried the best you can
Well everything’s will be all right when you’re with me now
You’re the best that I’ve ever had - Endah N Rhesia (You And I)
Labels: Antahberantah , Cinta , Curahan Hati
Labels: Antahberantah , Cinta , Curahan Hati
Labels: Artikel , Cinta , Info Pintas

Cerita ini diambil dari catatan teman saya di facebook, dengan sedikit perubahan. Cerita bermula dari Sepasang manusia yang baru saja menikah, mereka merasa sangat bahgia. Tapi sang istri masih merasa resah. Pada suatu pagi, sang istri mendekati sang suami, dengan penuh kelembutan dia berkata: "Mas....sebelum menikah kan kita pacaran udah lama, tapi kan cuma kebaikan yang aku dan mas liat. Kita sama sama belum tau keburukan masing masing." sang istri terdiam. Sang suami pun merasa heran dengan sikap istrinya yang tak biasa. "Sebenernya apa yang mau kamu bilang? ada masalah? mas punya salah?" tutur sang suami. Sang istri dengan cepat menjawab, " ngga gitu mas, mas ngga salah apa apa kok. Aku cuma minta kita sama sama jujur, apa yang ngga disuka dari kita masing masing, biar kita bisa saling jaga kelakuan kita masing masing. Aku takutnya nanti aku nglakuin hal yg mas ngga suka."
Sang suami tersenyum, dengan nada sabar dia bertanya: "trus apa yang kamu pengin sekarang?". Sang istri pun menjawab: "Aku cuma pengin, bagaimana kalo kita sama sama nulis diselembar kertas, apa yang kita ngga suka dari pasangan kita, sebanyak banyaknya dan itu jujur, ngga boleh takut, dan kita ngga boleh marah, kan biar kita ngga lakuin apa yang ngga disukain ma pasangan kita. Aku takut kalo ditengah jalan, kita ada yang ngga suka ma sifat sifat kita." Dengan nada halus sang suami menjawab sambil tersenyum, "ya udah kalo itu yang kamu mau, ambilkan kertas dan pulpen, kita tulis sekarang yaa."
Tanpa berkata kata sang istri bergegas mengambil kertas dan pulpen. "Nah ini kertas sama pulpennya, 5 menit ya? tapi inget, jangan marah kalo udah jujur, okey..?"
"Okey!" kata sang suami sambil tersenyum.
5 menit sudah berlalu.
"Aku udah selesai mas, mas udah??" tanya sang istri.
"Sudah.." jawab sang suami singkat.
"Coba mas dulu yang baca. Trus aku dengerin." kata sang istri.
"Mana mungkn mas membiarkan istri mas belakangan, kamu dulu aja ya? mas dengerin dech.."
"Tapi mas jangan marah ya? janji?"
sang suami mengedipkan matanya perlahan sambil mengangguk.
"Aku ngga suka kalo mas tidurnya ngorok, aku ngga bisa tidur..."
sang suami tertawa kecil...
"Kenapa? marah ya?..." tanya istri...
"Ngga...lanjutin donk.."
"Terus, aku ngga suka kalo mas itu berantakan, terus aku ngga suka kalo mas bau rokok, terus aku ngga suka kalo mas itu naroh barang barang seenaknya mas. Terus...."
sang istri tb2 brhnti krn mlht sang suami hny trsnyum sja.
"Kenapa tersenyum? ngga suka ya aku jujur? apa padahal marah? gara gara aku complain?"
"mas ngga marah, mas seneng kok kamu mau jujur apa yang ngga kamu suka dari mas, dan mas bakalan berubah kok buat kamu. Biar mas jadi lebih baik. Ya udah lanjutin lagi. kayaknya masih banyak tuh."
"ngga ah, masa aku terus, biar nanti mas yang baca ndiri aja, sekarang gantian donk. Mas yang bacain apa yang mas ngga suka dari aku"
Sang suami kembali tersenyum sambil menunjukan selembar kertas yang ternyata kosong. Sang istri pun merasa aneh, "kenapa kosong mas?"
"buat apa mas nulis kekurangan kamu? sementara bagi mas, kekuranganmu memberi warna baru dikehidupan mas yang dulunya cuma abu abu. Apakah pantas itu semua dianggap kekurangan buat mas? Mas menikahimu, bukan cuma karena kelebihan mu, tapi karena kekurangan mu itu, yang membuat hidup mas jadi lebih bermakna. Biarlah kita jalanin apa adanya. Semua pertengkaran dan cobaan akan membuat mas menjadi lebih bangga punya istri yang mau mendampingi mas disaat mas susah atau pun senang. Tetaplah kamu apa adanya, istriku yang aku kenal dari dulu"
tak terasa, air mata sang istri menetes. Dan dengan cepat memeluk sang suami "Maafkan aku mas, maafkan istrimu ini yang telah meragukan mu"
Labels: Cinta , Curahan Hati
Banyak orang yang bilang cinta itu indah, tapi tak sedikit yang berkata cinta itu menyakitkan, apa benar di dunia ini tak ada lagi cinta yang sebenarnya???
Ini mungkin ciri-ciri dari cinta yang "semu", cinta yang banyak dirasakan oleh orang-orang diluar sana :
- Bila tanganmu berkeringat, hatimu dag dig dug, dan suaramu bagai tersangkut ditenggorokan, itu bukan CINTA tapi SUKA.
- Bila tanganmu tak bisa berhenti memegang dan menyentuhnya, itu bukan CINTA tapi BIRAHI.
-Bila kamu menginginkannya karena tahu ia akan selalu ada di sampingmu, itu bukan CINTA tapi KESEPIAN.
- Bila kamu menerima pernyataan cintanya karena kamu tak mau menyakiti hatinya, itu bukan CINTA tapi KASIHAN.
- Bila kamu mau memberikan semua yang kamu suka demi dia, itu bukan CINTA tapi KEMURAHAN HATI.
- Bila kamu bangga dan ingin memamerkannya kepada semua orang, itu bukan CINTA tapi KEMUJURAN.
- Bila kamu mengatakan kepadanya bahwa ia adalah satu satunya yang kamu pikirkan, itu bukan CINTA tapi GOMBAL.
Lalu apa sih ciri-ciri dari cinta yang sebenarnya itu???Apa masih ada orang yang merasakan cinta yang sebenarnya??
Ketika kamu mencintainya, ketika kamu melakukan semua untuknya tanpa berharap lebih, ketika kamu menerima kesalahannya karena itu bagian dari kepribadiannya, ketika kamu rela memberikan hatimu kehidupanmu bahkan kematianmu, ketika kamu tercabik bila dia sedih dan berbunga bila dia bahagia, ketika kamu menangis untuk kesedihannya walaupun dia cukup tegar untuk menghadapinya, ketika kamu merelakannya dengan senyum karena kebahagiaannya tidak bersamamu...
Itulah rasa CINTA yang sebenarnya.
Labels: Cinta
Copyright 2009 - My Blog
Theme designed by: Raycreations.net, Ray Hosting,Motor Cycle Design|Modern House Design